Daily Archives: 17 Januari 2016

Lakon Perang Gudang Batu: Tanamkan Rasa Nasionalisme lewat Cerita Lokal

AGS_1443Panggung Kampung merupakan salah satu agenda bulanan Rumah Dunia. Kali ini Panggung Kampung diisi dan dimeriahkan dengan pementasan teater dari kelompok teater Koseta Al-Irsyad Waringinkurung dengan lakon Perang Gudang Batu.

Banten Raya berkesempatan menikmati sajian tetaer yang disutradari oleh guru sastra di Al-Irsyad Waringinkurung, Rahmat Heldy HS  alias Rahel. Teater digelar di Panggung Teater Terbuka Tasikardi, Rumah Dunia, Kota Serang, Sabtu malam (31/10/2015).

Lakon itu dibuka dengan sekelompok santri yang mengaji kepada sang kiyai. Kemudian berganti cepat adegan lain, para warga bermunculan lengkap dengan lengking suara yang terdengar menyaat hati: lapar…lapar…. lapar.

Air Mata (Petani) Kopi

AIR MATA KOPI_C-1 4_HD-1Inspirasi untuk menulis puisi, atau karya sastra lainnya, bisa datang dari manapun, dari apa pun, tak terkecuali kopi. Barangkali, bagi orang biasa, kopi hanya sekadar teman “melamun” atau teman merokok atau penambah semangat dalam berkegiatan; tetapi di mata penyair, kopi bisa menjadi hal yang sangat berharga dan penuh makna. Aroma dan rasa kopi bisa menjadi puisi, setidaknya itulah hal yang saya temukan dalam buku kumpulan puisi Air Mata Kopi (Gramedia Pustaka Utama, 2014) karya Gol A Gong—berikutnya Gong.

Sebagai seorang pejalan, Gong terus mencari kopi, mulai dari jenis, makna, hingga keresahan dan nasib para petani kopi di Indonesia. “Perjalanan kopi”, barangkali frasa inilah yang sangat tepat dengan buku kumpulan puisi yang menjadi nomine 10 besar buku puisi terbaik “Hari Puisi Indonesia 2014” ini.

Penguatan PKBM Melalui Pemagangan: Berbagai Semangat untuk Pengelola PKBM

SERANG – Banyak Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang terbengkalai dan akhinya mati suri. Keberadaan PKBM dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dinilai menjadi wadah yang penting dalam menyebarkan semangat belajar dan membaca. TBM Rumah Dunia yang ada di Kota Serang, adalah salah satu TBM yang dipercaya Kemendikbud untuk menyelnggarakan Pemangangan bagi 30 PKBM yang berlangsung sejak 10-13 Desember ini.

Kegiatan ini juga diharapkan bisa memberikan ruh semangat kepada para pegiat PKBM/TBM dalam menempuh kegiatan literasi di tempat masing-masing. Presiden Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM), Firman Venayaksa mengatakan kegiatan semacam ini sangat bagus diadakan, untuk meningkatkan kreatifitas bagi pengurus PKBM.

Sarapan Toprak di Muara Bungo Jambi

3-toprakSetiap mengunjungi sebuah kota, saya paling suka jalan-jalan pagi. Tujuannya adalah ingin melihat kesibukan kota di awal sebuah hari. Juga merasakan menu khas sarapan pagi. Begitu juga di Muara Bungo. Saya, Berlian, dan Yusnaldi mencari-cari sarapan yang enak. Kami terus menyusuri Jalan Dahlia, taman Semagor, dan Kantor Pos. Ada gerobak bubur ayam. Saya sarapan bubur. Tapi, Berlian dan Yusnaldi memilih bur kacang ijo yang bersantan plus lupis. Usai bubur, kami melanjutkan perburuan sarapan.

Kami menuju Masjid Raya Muara Bungo. Ada “toprak” Mang Khairi. Saya merasa heran, kenapa “toprak”. Biasanya ‘ketoprak”. Banyak orang antri sarapan. Ada yang dibungkus dibawa pulang, tapi ada juga yang sarapan di tempat. Pembelinya beragam. Semangkok Rp. 90 ribu. Kami sarapan lagi. Enak.