MUI Banten Minta Episode “Anak Jalanan” di Masjid Al-Kautsar Ciparay, Anyer Tidak Ditayangkan

Anak_Jalanan_SinemArtSERANG, KRD – Gonjang-ganjing proses syuting sinetron “Anak Jalanan” di Masjid Al-Kautsar Ciparay, Kecamatan Cinangka, pada Jumat lalu, 15 Juli 2016, MUI Kabupaten Serang dan Dewan Masjid Indonesia (DMI), Selasa kemarin 19 Juli 2016 mengeluarkan 9 butir penyatan sikap:
 
1. Kegiatan sinetron Anak Jalanan di Masjid Al-Kautsar Ciparay tidak mendapat izin dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) setempat.

2. Menyesalkan kejadian tersebut dan tidak mengharapkan peristiwa itu terulang kembali.
3. Melakukan kegiatan syuting film untuk tujuan komersial di Masjid, dapat dipandang melecehkan dan menistakan agama.
4. Agar produser anak jalanan segera menghapus tayangan di Masjid Al-Kautsar Ciparay, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang.
5. MUI dan DMI Kabupaten Serang, akan melayangkan somasi kepada produser untuk meminta maaf secara terbuka dengan menggunakan media massa, yakni di media televisi, elektronik, cetak dan juga media sosial.
6. Kalau memang dianggap melanggar hukum, silahkan (elemen unmat Islam) melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.
7. Mengimbau kepada para tokoh agama di Provinsi Banten, untuk meredam kemarahan masyarakat agar masyarakat Banten tetap kondusif.
8. Mengimbau kepada pengguna media sosial agar berhati-hati memposting pandangannya, sehingga tidak menimbulkan tanggapan dari masyarakat luas secara emosional.
9. Mengharapkan kepada Ketua Umum DMI Provinsi Banten membuat surat edaran kepada seluruh Masjid agar berhati-hati dalam menerima tawaran kegiatan dengan menjaga kesucian dan martabat Masjid.
 
Seperti dikutip http://www.beritacilegon.co.id/, Ketua MUI Banten, A.M. Romly, menegaskan, “Penggunaan masjid tanpa seizin DKM dan masyarakat setempat untuk kepentingan komersil, adalah bentuk pelecehan dan menistakan agama. Pernyatan sikap ini akan menjadi rujukan dasar pengajuan secara hukum yang akan dilakukan untuk membela ummat Islam,” tegasnya.
 
Sinetron “Anak Jalanan” produksi SinemArt, tayang di RCTI. Tokoh “Boy” yang diperankan Stefan William adalah anak orang kaya, hobi balap liar, baik hati, dan sayang kepada ibunya. Pada 19 Juli sudah masuk ke episode 500.
 
Saat syuting di masjid Al-Kautsar, Ciparay, Anyer, 100 motor bergabung. Antusias warga luar biasa. Akhirnya, para pemain diamankan di lantai 2 masjid. Kemudian terjadilah jumpa fans dadakan. Rencana syuting adegan sholat mahgrib di masjid itu, justru dibatalkan. (*/Jang RuDun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.