Buku

Belum banyak buku yang saya baca. Juga saya bukan pembaca yang baik. Belum banyak buku yang saya tulis. Juga saya bukan penulis yang baik. Tapi, jika buku sudah mengubah hidup saya, itu tidak terbantahkan.

Jika menulis membuat saya kuat dan sehat, itu sudah pasti. Maka saya senang traveling (baca : tur literasi) ke pelosok-pelosok desa, memberi tahu kepada waga, bahwa membaca itu keren dan bisa mengubah kita dari “zero to hero” dari “nobody to somebody”.

Bahkan buku bisa membuat kita lupa, bahwa kita memiliki kekurangan. Buku membuatku semangat menjalani hidup.

Itulah – saya kira – alasan utama kenapa saya dan teman-teman membangunKomunitas Rumah Dunia dan menggelorakan “gempa lirerasi”, gempa yang menghancurkan kebodohan.

(Gol A Gong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.