Mengumpulkan Uang untuk Beli Majalah

Ali Gong Saddle, dari kutai Kartanegara, Balikpapan, sangat menggandrungi novel Balada Si Roy jauh sebelum diterbitkan menjadi buku. Novel itu memang sebelumnya berasal dari Majalah Hai. Otomatis, sejak membaca di majalah itu, dia bersusah payah untuk mengumpulkan uang untuk membeli tulisan-tulisan yang dikarang oleh Gol A Gong tersebut. 

Pria yang memiliki akun @macandahan di instagramnya ini mengaku sangat termotivasi ketika membaca novel Balada Si Roy karena sudah mewakili perasaan dirinya dan remaja pada masa itu, “Roy itu gue banget, nakalnya remaja, nakal banget nggak, hitam banget ngga putih juga ngga, wilayahnya abu-abu dan tidak menggurui. BSR berpengaruh besar dalam hidup saya,” katanya saat mengadiri perayaan 30 Tahun Balada Si Roy di Rumah Dunia, Serang (11/3/2018).

Namun Ali mengaku untuk membeli majalahnya dulu agak kesulitan, karena berasal dari kampung dan dari keluarga yang biasa saja yang tidak cukup mampu untuk membeli majalah setiap hari. Menurutnya, kalau tidak dapat uang dari ibunya entah darimana lagi uang yang akan didapatkannya. “Dari situ juga saya mulai mengumpulkan uang untuk membeli majalah Hai. Saya jadi bisa mengatur keuangan dengan cara menyicil, menabung, agar bisa membeli majalah Hai dan membaca lanjutan cerita BSR,” tuturnya.

Ada beberapa alasan kenapa Ali begitu ingin sekali mengoleksi tulisan-tulisan dari Majalah Hai tersebut tempo dulu, karena pengaruh Roy begitu besar dalam perjalanan hidupnya. “Pengaruhnya sangat besar karna membuat saya jadi lebih humanis, bersosial, rasa solidaritas lebih tinggi dan masih banyak nilai-nilai positif yang saya rasakan karena dulu saya itu culun, lahir dan besar di kampung . Bagiku roy itu maco dan berani,” ujarnya. (nci/red).

*/foto Ali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.