Apa Perbedaan TBM dan Perpustakaan?

SERANG, Koran RD-Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan perpustakaan dari segi substansi merupakan suatu wadah yang sama-sama bahu membahu agar masyarakat bisa mengembangkan minat baca dan menulisnya. Namun, menurut Dirjen Paudikmas pada Kemendikbud RI, Harris Iskandar, dalam rangkaian kegiatan “Literasi Bagi Negeri”, Minggu (22/4/2018), di Rumah Dunia, dari sisi teknis, sifat dan pelaksanaannya ternyata  ada perbedaan yang begitu mencolok di antara keduanya.

Menurut Harris, TBM itu independen, sedangkan perpustakaan hierarkinya sangat jelas. Dari segi sarana dan prasarana, jika TBM istilahnya cukup gelar tikar dan bawa buku, sedangkan perpustakaan wajib punya lahan, punya gedung, koleksi buku yang memiliki katalog dan pelayanan yang benar-benar ditangani oleh ahlinya (pustakawan-red).

“Sementara tenaga di TBM tidak harus memiliki kriteria standar, mau insyinyur mesin atau apapun itu bisa, asalkan dia memiliki motivasi, memiliki kemampuan, punya minat baca dan menulis tapi untuk pengelola perpustakaan lebih dari itu, bahkan ada jenjang pendidikannya bahkan sampai S3. Selain itu, dari sisi pemanfaatan dan waktunya kalau di TBM lebih fleksibel,  sementara di perpustakaan jamnya ada aturan yang mengikat,” kata Harris.

Harris menambahkan, meski TBM cenderung independen, namun perizinan dan koordinasi TBM harus tetap dijalin dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.”Sebab, TBM itu bukan anak tiri, bahkan sekarang ada banyak bantuan dan dukungan dalam pembinaan dan pengembangan TBM,” ujarnya.

Sama halnya dengan apa yang dipaparkan oleh Harris, Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Minat Baca Perpusnas, Deni Kurniadi, TBM merupakan bagian dalam pembinaan perpustakaan. Menurutnya, beberapa program dan bantuan pun diberikan kepada TBM seperti pemberian buku dan motor keliling,  “TBM adalah anak emas, termasuk pustaka bergerak, karena keduanya memiliki peran yang sangat penting di tingkat kelurahan/desa dan masyarakat luas. Maka dari itu kami pun ke depannya akan punya program yang nantinya bisa melibatkan TBM dan masyarakat,” ungkapnya.(red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.