Monthly Archives: Juli 2018

Gotong Royong Gempa Literasi Generasi Jaguar di Bengkulu

Elvi Ansori dari Komunitas Ayo Menulis Bengkulu, memfasilitasi gempa literasi Generasi Jaguar di Bengkulu. Menurut Elvi, ini merupakan perwujudan dari kebersamaan antar komunitas di daerahnya.

Klub Motor Banten Rutin Kirim Buku tiap Tanggal 17

Kebijakan baru dari Presiden RI, Joko Widodo, yang mencanangkan setiap tanggal 17 pada tiap bulan bagi para pegiat literasi untuk melakukan pengiriman buku gratis ke seluruh Taman Baca di Indonesia melalui PT. POS Indonesia, kini dimanfaatkan oleh sekelompok klub motor di Banten, seperti yang sudah mereka lakukan kemarin, Selasa (17/7/2018). Sebanyak sembilan paket buku bacaan dari klub Motor Literasi (Moli) dan All Bikers Zona Banten ikut berpatisipasi mengirimkan buku dari Sabang sampai Merauke.

Kepala BI Banten Anggap Bedah Buku Itu Penting


SERANG, KoranRD – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten memiliki kegiatan bulanan yaitu bedah buku. Kegiatan tersebut sudah berjalan 3 kali. Rahmat Hernowo, Kepala BI mengatakan, bedah buku itu penting karena mayoritas kita muslim yang dalam Al-quran sudah dianjurkan untuk Iqro, “Jika saya mengutip perkataan Goenawan Mohammad ‘iqro itu resaid’ yang berarti merapalkan. Awalnya saya suka baca komik kawanku, kemudian majalah hai, Si Kuncung, dan lain-lain,” ujarnya saat memberi sambutan, Jumat (13/7/2018).

Bedah buku yang dilaksanakan di Kantor Perwakilan BI Provinsi Banten pertama yakni buku Dilan 1990, dilanjut buku Multatuli, dan sekarang Buku Ada Surga di Kerudung Ibu. “Buku yang kali ini akan dibedah itu penulisnya berasal dari Banten, Rahmat Heldy HS yang sudah memiliki karya tulis sebanyak 39 buku,” ungkapnya.

Wahyu Arya, pembedah buku acara itu menilai, novel Ada Surga di Kerudung Ibu memiliki nilai-nilai kejujuran. Dia menyinggung soal tokoh utama Rudi, anak seorang guru honorer bernama Ahmad Zaini, dan ibunya Siti Rahayu, tukang cuci pakaian. Rudi memiliki adik, namanya Bunga. Tokoh lainnya yaitu Zofia.

“Novel ini mempengaruhi pembaca untuk terlibat secara emosional sehingga membuat pembacanya menangis, kelebihan unsur-unsur instrintik ada di dalamya. Terlebih saat Rudi membaca puisi Kahlil Gibran. Nilai-nilai kejujuran dan kebaikan ada di dalamnya. Tapi menurut saya tokohnya flat, saat ada momen pacaran, kenapa kurang greget ya?” terang Wahyu.

Rahmat Heldy HS yang biasa disapa Rahel menjelaskan, tokoh dalam novel Ada Surga di Kerudung Ibu ini Fiksi. Dia mengungkapkan, penulis dan pengarang dalam tanda petik adalah Tuhan, bisa membuat tokoh artinya bisa mengatur banyak orang. “Saya khawatir, saat menulis suatu kejelekan lalu dibaca banyak orang kemudian saya mendapatkan dosanya,” jawab Rahel. (djo/rhu)

Hari ini, Generasi Jaguar Menyerbu Sumatra

Tur Gempa Literasi Generasi Jaguar ke Sumatra dimulai hari ini, 9 Juli hingga 5 Agustus 2018. Rutenya dimulai dari Lampung, Palembang, Lubuk Linggau, Bengkulu, Padang, Sawah Lunto, Padang Panjang, Bukit Tinggi, Rantau Prapat, Toba, Medan, dan Aceh.