1000 Buku dari UIN untuk Moli & FTBM

Pada acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten yang berlangsung 7-9 Agustus 2018, pihak kampus melalui Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Wawan Wahyuddin dan Kerja Sama UIN SMH Banten, kampus UIN mewakafkan 1000 buku bacaan kepada komunitas Motor Literasi (Moli) dan Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Provinsi Banten. Buku-buku tersebut merupakan hasil sumbangan dari mahasiswa baru yang telah terkumpul sebanyak 2217 eksemplar.

Buku-buku tersebut di serahkan di hadapan mahasiswa peserta PBAK 2018 dan diterima langsung oleh Zaenal Abidin, perwakilan dari Moli dan Rudi Rustiadi, pengurus wilayah FTBM Provinsi Banten. Sedangkan sebagiannya menjadi koleksi perpustakaan UIN SMH Banten untuk menjadi referensi mahasiswa UIN SMH Banten. Wawan mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan dan bagian dari amanat Undang-Undang untuk mencerdaskan bangsa.

“Saya sangat bersyukur dan mengapreasiasi gerakan yang dilakukan Moli dan FTBM, apapun yang kita lakukan sekarang bagian dari bingkai ibadah kita terhadap Allah. Selanjutnya kegiatan seperti ini harus dimasyarakatkan di kampus lain. Apalagi saat ini mahasiswa rentang terhadap gerakan penyusupan paham radikal dan itu harus ditangkal dan disaring memalui bahan bacaan yang baik,” tutur Wawan. Ia juga berharap kegiatan ini akan terus berlanjut tidak hanya saat momentum PBAK, yang kedepannya menjadi kegiatan rutin, “seperti pada acara dies natalis atau saat wisuda. Intinya pada kegiatan-kegiatan yang mengumpulkan banyak orang, agar tidak terkesan sebatas acara seremonial,” tambahnya.

Tanggapan positif juga sampaikan oleh Presiden mahasiswa UIN SMH Banten, Hasbi Ashidiqi, yang mengatakan bahwa partisipasi mahasiswa baru yang mendonasikan buku meningkat dari tahun lalu. “Walaupun proses pengumpulan buku ini agak rumit, tapi kami tetap optimis. Buku ini selanjutnya didonasikan ke TBM karena merekalah yang harus dan layak mendapatkan buku ini. Semoga bermanfaat bagi yang menerima. Saya juga berharap ini menjadi awal kemitraan kita, kedepannya mudah-mudahan ada kegiatannya yang bisa berkolaborasi dengan Moli maupun FTBM,” ujarnya.

Hasbi menjelaskan bahwa kegiatan pengumpulan buku ini juga sejalan dengan kabinet kerja yang dipimpinnya, yaitu kabinet literasi. “Maka kegiatan yang dilakukan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN tidak jauh dari literasi. Termasuk pengumpulan buku ini juga beranjak dari itu. Kemudian kami berinisiatif buku-buku yang terkumpul selanjutnya untuk dihibahkan ke FTBM Banten sebagai wadah dari TBM-TBM yang ada di Banten,” jelasnya.

Buku-buku yang diwakafkan kepada Moli selanjutnya akan didonasikan kembali kepada TBM-TBM yang membutuhkan, khususnya di desa-desa yang lokasinya jauh dari kota, di Banten Selatan. “Buku-buku ini akan disimpan terlebih dahulu di sekretariat Moli, dibantu oleh teman-teman All Biker Zona Banten. Setelah disortir kami biasanya mendonasikan buku pada saat Tur Literasi. Tidak lupa kami juga mengucapkan terimakasih dan rasa syukur terhadap semua pihak yang sudah membantu, terutama kampus UIN SHM Banten,” ungkap Zaenal.

Hal senada diungkapkan Rudi, dengan adanya kegiatan wakaf buku ini ia berharap menjadi stimulus bagi kampus-kampus lain, bahkan lembaga lain atau organisasi masyarakat serta komunitas untuk melakukan kegiatan serupa. Dengan begitu menurutnya gerakan literasi di Banten akan menjadi lebih masif. Ia percaya bahwa warga Banten pada dasarnya suka dan ingin membaca, tapi akses bahan bacaan yang tidak meratalah yang kemudian menjadikan gemar membaca sulit tumbuh. “Kita bisa lihat saat Moli menggelar Lapak Buku di desa-desa, buku-buku langsung diserbu oleh anak-anak yang haus akan bacaan. Maka saya berharap kegiatan wakaf buku bisa dilakukan oleh semua pihak, ini semua dalam rangka mendukung gerakan literasi,” pungkasnya.

Selain wakaf buku PBAK 2018 UIN SMH Banten juga mengadakan kegaitan sosial lainnya, seperti penggalangan dana untuk warga Lombok yang terkena musibah gempa bumi, juga wakaf pohon yang dialokasikan untuk penghijauan di kampus II UIN SMH Banten. (Rudi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.