Dari Kursus Mandarin di Brightstar Yogyakarta, ke Sun Yat Sen University Ghuangzhou Tiongkok

Setelah lulus dari SMAN 2 Serang, Banten, pada 2016, putri kami, Nabila Nurkhalishah Harris, mendaftar ke Fakultas Sastra Cina UI, Depok. Gagal. Niatnya ingin belajar ke Cina seperti anjuran Nabi Muhammad SAW tidak kendor. Kemudian dia minta izin kursus Bahasa Mandarin di Brightstar, Yogyakarta, selama dua bulan.

Alhamdulillah, kemudian Nabila menerima beasiswa Kelas Bahasa Mandarin selama setahun di Nanjing University (2017). Sebagai orangtua, kami mendapat anugerah terindah dari Allah SWT. Setahun berlalu. Saat puasa 2017, Nabila tidak pulang, memilih jadi relawan di sebuah masjid, mengajari anak-anak Nanjing mengaji dan Bahasa Inggris. Lebaran juga tidak pulang. Bahasa Mandarin Nabila semakin terasah.

Pada 2018, Nabila kini mendapat beasiswa S1 selama 4 tahun di Sun Yat Sen University, Ghuangzhou, Tiongkok. Fakultas FISIP, jurusan jurnalistik. Dia ingin jadi wartawan. Sejak kecil dia senang menulis. Pernah mewakili Provini Banten di bidang puisi dalam FLS2N. Ketika di SD, dia sudah menulis 7 buku “Kecil Kecil Punya Karya” terbitan Dar! Mizan dan ikut Kongres Anak Indonesia Majalah Bobo 2007.

Kadang saya suka tidak percaya mendengarnya berbicara bahasa Mandarin selama tur gempa literasi Generasi Jaguar di Sumatra (9 Juli s/d 31 Juli 2018) . Apalagi melihatnya menulis huruf Mandarin yang aneh itu. Saat setahun di Nanjing, HSK 5 Bahasa Mandarin Nabila melampaui rata-rata. Ada tiga universitas yang menerimanya, tapi dia memilih di Ghuangzhou.

Jika putra-putri Anda ingin ke Cina, saya sarankan kursus ke Brightstar Jogjakarta di Jl. Palagan , Tentara Pelajar No. 76 C , Jongkang, Sleman . HP/WA 087738 917 666 , emai Brighstarjogja@gmail.com . Insya Allah, seperti Nabila, putri kami, terbuka pintu-pintu kuliah di Tiongkok.(gong/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.