Category Archives: Library

Veronika, Kesadaran akan Kematian

Oleh Ardian Je

Saya baru saja menamatkan membaca novel Veronika Memutuskan Mati (Kepustakaan Populer Gramedia, 2005) karya Paulo Coelho, penulis Brazil yang karya-karyanya laris di pelbagai belahan dunia. Butuh lebih dari sepekan—atau barangkali dua pekan, saya lupa—untuk menamatkan bacaan setebal 258 halaman itu. Sebenarnya itu bukan buku yang tebal. Namun karena stamina membaca saya tengah menurun, jadi buku itu tidak bisa saya tamatkan dalam waktu yang cepat. Padahal, saat saya membaca karyanya yang lain, Sang Alkemis (The Alchemist), saya hanya butuh waktu satu hari, dengan ketebalan yang tidak jauh berbeda.

Semai Cinta Dengan Membaca

Di sebuah kampung yang terletak sekira tiga kilo meter dari Kantor Kepala Desa Kecamatan Cigeulis. Sepuluh mahasiswa IAIN yang sedang melakukan kegiatan kuliah kerja nyata (KKN), datang dengan tiga dus buku anak-anak dan lima paket alat gambar. Sekira lima puluh anak-anak kampung setempat dengan senyum dan keceriaanya, menyambut kedatangan pemuda-pemudi yang memakai almamater berwarna kuning tersebut dengan riuh. Sebuah plang batu berbentuk kotak seukuran gerobak bakso yang bertuliskan SDN Tarumanegara tiga, Kampung Tari Kolot, Kecamatan Cigeulis pun turut menjadi saksi atas ramainya suasana sore itu. Rabu (15/3).

Ade Ubaidil: Jodoh Itu Sudah Ada Yang Atur

SERANG, Koran RD – Mahasiswa Universitas Serang Raya, Ade Ubaidil, tahun ini menerbitkan novel terbarunya berjudul “Jodoh untuk Kak Gembul” (Arsha Teen, 2017). Buku bersampul merah maroon ini diakui Ade adalah buku karya tunggalnya yang ke-5. Sebelumnya ia sudah menerbitkan novel, kumcer dan catatan perjalanan. “Segmentasi novel ini untuk remaja, sebab kisah-kisah yang diangkat soal persahabatan Bagas dan Geng BUMB serta guru SMA-nya. Menjadi jomblo itu nggak enak, akhir-akhir ini jadi bahan cemoohan. Lewat tokoh Kak Gembul saya menggambarkan betapa gelisahnya berada di posisi itu,” tutur Ade sembari tertawa kepada wartawan, Selasa (14/2).

Rano Karno : Tidak Ada yang Sia-sia Dari Membaca

Banyak orang baru menyadari, bahwa pena sangatlah berbahaya, terutama pengaruhnya, apakah positif atau negatif. Itu tampak ketika Rano Karno menulis autobiography “Rano Karno : Si Doel” yang diterbitkan Gramedia, Oktober 2016. Bagi Gramedia, Rano sangatlah inspiratif. Masa kecilnya yang miskin, kerja kerasnya di film, kesederhanaannya sebagai artis populer yang jauh dari gosip, rasa cintanya kepada keluarga besar, suka-duka rumah tangganya, kebiasaannya membaca, menjadi pelajaran berharga bagi kita semua.