Category Archives: Jurnal Rumah Dunia

Kegiatan Anak di Rumah Dunia Ramai Lagi

Sore yang cerah, kemarin (Jumat, 09/02/18), Rumah Dunia (RD) kembali berkegiatan seperti biasa pada  pukul 15.30 WIB di Kafe Solidarnos. Saya dan Lisaniah (Lisah) menyempatkan membuka kembali kegiatan yang minggu kemarin ‘break’ sebentar. Maklum saya dan Lisah punya kesibukan masing-masing. Terlebih perkuliahan pun sudah mulai beraktivitas kembali.

Nyenyore Ala RD : Mengembalikan Anak Jalanan Ke Rumah

Oleh Ahmad Wayang

“Sampai kapan kamu mau jadi pengamen jalanan?” Tanya Hj. Ijah Faijah selaku Ketua Yayasan Bina Wanita Bangsa pada 18 pengamen jalanan asal Serang dalam acara Nyenyore Ala Rumah Dunia, Rintisan Balai Belajar Bersama, program Direktorat Pendidikan Masyarakat, Dirjen PNFI, Kemendiknas RI, Kamis (26/8) di Taman Budaya Rumah Dunia.

Nyenyore Ala Rumah Dunia : Pengembangan Karakter Saat Berpuasa

Oleh Ahmad Wayang

Berpuasa, meurut H. Matin, selaku pendiri Pondok Pesantren Darul Falah Ciloang, Serang, bisa membentuk dan membangun karakter diri dalam berbuat jujur, sabar, disiplin serta ada nilai pembelajaran perduli terhadap sesama.

Jika pun masih ada orang yang berpuasa tapi ia tetap melakukan fitnah, menggibah, senang neg-gosip atau bahkan berbuat kejahatan, semisal mencuri itu termasuk orang yang hanya ikut ikutan berpuasa. “Artinya, orang tersebut hanya ikut-ikutan berpuasa saja. Melihat teman, keluarga serta Masyarakat, berpuasa, Dia ikut berpuasa. Dia termasuk orang yang tidak paham dengan ilmu puasa itu sendiri,” ujar H. Matin memberikan materi pada acara Nyenyore Ala Rumah Dunia, Rintisan Balai Belajar Bersama, program Direktorat Pendidikan Masyarakat, Dirjen PNFI, Kemendiknas RI, Jumat (27/8) sore di Taman budaya Rumah Dunia.

Bedah Buku : Membaca Banten Membaca Indonesia

Oleh Ahmad Wayang

Gong Publishing (sebuah lini usaha milik Rumah Dunia) kembali menggebrak dunia literasi di Banten dengan meluncurkan buku “Banten Bangkit #2: Membaca Banten Membaca Indonesia [Membangun Karakter, Menebar Pemikiran]” karya empat jawara asal Pandeglang-Banten, Sabtu (29/8) Sore di Taman Budaya Rumah Dunia. Keempat jawara itu adalah Abdul Malik, Abdul Hamid, Zaenal Mutaqin, dan Rahmatulah. Mereka adalah anak dari pasangan Hj. Mursinah dan (Alm) H. E Sukarsi.