Category Archives: Traveling

Saba Baduy

Oleh Jack Alawi

Perjalananku kali ini ke Baduy bersama keluarga Ernia dan Anton Quist suaminya dari Belanda dan Satria dari Jakarta. Keluarga Ernia-Anton yaitu Martin Verburg, Margreet, Wilko, Max, dan Sanne. Ernia dan Anton sepasang suami istri ini mengajak mereka liburan di Indonesia. Baduy adalah salahsatu destinasi mereka.

Toboali yang Bakal Mendunia

Gong Traveling akan membuka jalur destinasi lokal yang eksotis, yaitu Jakarta – Palembang – Muntok – Pangkal Pinang – Toboali – Jakarta. Jalur ini diberi nama “Jelajah Palem Bangka”. Lima hari 4 malam. Biayanya sedang kami hitung.

Gempa Literasi, Generasi Jaguar di Bangka dan Sumsel

Generasi Jaguar terdiri dari Gol A Gong berserta keluarga (Tias Tatanka, Nabila Nurkhalishah, Gabriel Gee , Jordy Alghifari , dan Natasha Azka) menyulut “Gempa Literasi” di Bangka dan Sumatra Selatan, 17/2 hingga 28/2. Gol A Gong dan Tias Tatanka bermaksud menanamkan nilai-nilai positif kepada keempat anaknya serta lingkungannya. Nilai-nilai itu dikemas jadi “JAGUAR” : Jantan (berani karena benar), Andal (ringan tangan membantu dalam kebaikan), Gagah (sehat jiwa dan raga), Unik (menumbuhkan potensi diri atau inovatif), Aktif (penuh ide kreatif), Responsif (peduli dan toleran pada sesama).

Pada Januari 2018, anak sulung Gong dan Tias,  yaitu Nabila Nurkhalishah yang kuliah di Nanjing – China, pulang liburan. Maka mereka mengadakan “tur literasi” sekeluarga ke Bangka dan Sumsel. Kegiatan ini sudah pernah dijalani bulan Juli-Agustus 2017, dengan rute Pulau Jawa. Saat itu, Gabriel liburan dari Abu Dhabi, sedangkan Nabilla masih di China.

Tur literasi ini dinamakan “Gempa Literasi : Generasi Jaguar” dan telah dilakukan Gong sejak tahun 2010 meskipun tidak setiap tahun. Selama 2010-2015 Gong menjabat Ketua Umum Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) dan Penasehat Forum Lingkar Pena, kegiatan ini menjadi gerakan untuk menggelorakan semangat literasi membaca-menulis di di Indonesia. Tidak hanya di dalam negeri, Gempa Literasi dikenalkan juga di luar negeri tahun 2012 – 2017, Gong dan Tias traveling ke Singapura, Malaysia, Thailand, India, UAE, Qatar dan Arab Saudi selama 48 hari. Juga Taiwan dan Hong Kong.

Ini pula yang menjadi tujuan kegiatan “Gempa Literasi : Generasi Jaguar” di seputar Bangka (Toboali, Sungai Liat, Pangkal Pinang, Kemuje, Kelapa, dan Muntok) dan Sumsel (Palembang dan Lubuk Linggau). Di setiap tempat Gong dan Tias mengisi kegiatan peluncuran dan bedah buku penulis lokal, pembacaan puisi, pelatihan menulis, dan diskusi literasi keluarga.

Hari pertama di Bangka Selatan, Sabtu 17/2/2018, meletus di Toboali. Ada 3 kegiatan berlangsung. Pertama bedah buku kumcer “Disleksia” karya Musda Quratul Aini, pelajar SMP Sadai di Pendopo Bupati. Dihadiri 150 orang (kepala sekolah, guru bahasa Indonesia dan pelajar) juga Sekda.

Kedua selepas dzuhur. Tias Tatanka memberi pelatihan membuat buku cerita bergambar dari dus bekas kepada guru PAUD, sedangkan Nabila membagikan pengalaman studi di China kepada pelajar SMAN 1 Toboali.

Sabtu malam, Gol A Gong membaca puisi di HUT ke 15 Toboali. Ditutup di KPK Cafe, membaca puisi “Air Mata Kopi”.

Senin pagi (19/2) , Generasi Jaguar meluncur ke SMPN Sadai. Nabila mengajak para pelajar, agar memiliki mimpi yang besar, seperti dirinya yang mendapat beasiswa kuliah di China. Gong memberi motivasi, bahwa tubuh sempurna yang sehat dan otak yang diberi gizi membaca, di masa depan akan memanen kesuksesan. Kata Gong, “Saya senang pada posisi mengenalkan sastra kepada para pelajar. Pada masa ABG seperti inilah kita ikut bertanggung jawab mengenalkan sastra secara benar, kedudukan penulis sebagai penjaga bahasa, dan tentu sastra yang seharusnya memberikan perubahan yang baik bagi penulis dan pembacanya.”

Setelah Toboali, Generasi Jaguar meluncur ke Sungai Liat. Kegiatan pertama, pelatihan membuat buku cerita bergambar dan harta karun dari dus bekas di Hotel ST 12, Sungai Liat, Bangka, Selasa 20/2/2018. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Disdik Kab. Bangka, Himpaudi, Ikatan Penilik, PW FTBM Babel, FLP dan Dahlia Foundation. Gong dan Tias membaca dan mengenalkan puisi, membagikan pengalaman menulis cerita yang baik dan benar, serta sastra secara umum. Mereka guru-guru PAUD. Nabila dan temannya, Aulia (warga Pangkal Pinang) yang kuliah di Jepang, mengenalkan tentang beasiswa di luar negeri itu terbuka lebar.

Kegiatan di Bangka ini berlanjut ke Kemuje (21/2), Kelapa (22/2), Muntok (23/2), Palembang dengan Sobat Literasi Jalanan (25/2) dan berakhir di Lubuk Linggau bersama #Bennyinstitute (27/2). (red).

 

 

Keindahan dan Keharmonisan Gunung Merbabu (Bagian IV)

Kita pun mulai melangkahkan kaki menuju puncak Gunung Merbabu. Berjalan di antara rumput-rumput panjang. Mataku tak kuasa terus menengok ke belakang melihat pucuk-pucuk Gunung Merapi, Sindoro, dan Sumbing yang terlihat menjulang tinggi di atas awan. Oh, indahnya, pagi ini, gumamku dalam hati.