Tag Archives: World Book Day

Hari Kartini & World Book Day Forum TBM akan Dibuka Mendikbud RI

SERANG, Koran RD- Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) dalam pertengahan April ini akan melaksanakan pesta besar seperti Hari Kartini (21 April) dan Hari Buku Sedunia atau World Book Day (23 April) yang dipusatkan di Rumah Dunia, pada 20-23 April 2018.  Selain momentum Hari Kartini dan Hari Buku se-dunia, pada  2 Mei juga diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Maka, Forum TBM juga menggandeng Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk bersama-sama memunculkan kembali semangat Ki Hajar Dewantara melalui gerakan literasi. Untuk pembukaannya akan dilaksanakan pada tanggal 21 April yang dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Muhadjir Effendy.

Undangan Penerbitan Buku Antologi Puisi Rumah Dunia 2018

Bagi teman-teman yang merasa pernah belajar di Majelis Puisi dan Kelas Menulis Rumah Dunia, kami mengundang kalian untuk mengirimkan karyanya berupa puisi, yang nantinya akan kami terbitkan dan diluncurkan pada perayaan World Book Day 2018, yang akan diselenggarakan pada 21 dan 22 April mendatang di Rumah Dunia.

World Book Day Rumah Dunia akan Kembali Bergelora

Rumah Dunia sebagai komunitas yang terus fokus dalam mengembangkan minat, bakat dan kemampuan anak muda di Banten khususnya, dan Indonesia pada umumnya akan kembali menggelar pesta buku, 23 April 2018 mendatang, dalam pagelaran Hari Buku Sedunia atau populer dengan istilah asing World Book Day (WBD). Kegiatan ini seperti biasa akan diisi oleh bedah buku, diskusi buku, sumbangan buku, bazar buku, panggung hiburan dan inti acara di antara adalah launching beberapa buku baru yang akan diterbitkan oleh para pegiat literasi seperti dari relawan, donatur, Kelas Menulis dan Majelis Puisi Rumah Dunia dari berbagai angkatan serta dari para penulis lain yang mau ikut bergabung meramaikan acara tersebut.

Seratus Buku Diluncurkan di WBD 2018

Pada 23 April 2017 lalu saya mengikuti kegiatan World Book Day di Komunitas Rumah Dunia. Moment hari lebaran buku sedunia itu menjadi hari istimewa bagi saya. Kenapa? Karena saya bisa menerbitkan buku berjudul “Sisi Lain Sebuah Perayaan” dan menjadi pembicara di depan banyak orang memaparkan isi buku tersebut.

Ini sebuah pengalaman luar biasa. Seorang anak kampung asal Bekasi pedalaman (Kampung Sukatani) yang tak tahu apa-apa alias nol literasi, diberi kesempatan untuk menunjukkan eksistensi diri serta bisa merasakan bagaimana asiknya jadi penulis. Saya rasa itulah keistimewaan Rumah Dunia, tidak memandang apakah ia penulis pemula atau senior seperti Gol A Gong, Toto ST Radik, Firman Venayaksa, Langlang Randhawa dan Hilal Ahmad.

Saya rindu World Book Day, maka, 23 April 2018 mendatang saya mencoba meneruskan spirit “Banten Membaca dan Menulis Kepada Dunia”. Jika Hilman Sutedja meluncurkan 67 buku di WBD 2017, saya, Diofani, Wina, Gege, Iyoy, Opik, Jack, Arip, Zaenal, Asqo dan tentu semua relawan Rumah Dunia berencana meluncurkan 100 buku. Ayo, teman-teman ikut kegiatan tersebut.

Ayo, segera daftarkan nama dan judul bukumu dengan menghubungi tiga srikandi Rumah Dunia: @diofani @giani Marisa @nurfahmi Wina. Sampai jumpa di WBD 2018. (Daru Pamungkas)